Refleksi diri..

Tuhan tidak menjanjikan hari-hari tanpa sakit Tertawa tanpa kesedihan Matahari tanpa hujan Tetapi dia menjanjikan kekuatan untuk hari itu Kebahagian untuk air mata Dan terang dalam perjalanan. Selamat pagi... Selamat datang tamu yang mulia Semoga cahaya pagi ini bisa membuka harapan dan optimisme baru.

Tampilkan postingan dengan label Tausiyah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tausiyah. Tampilkan semua postingan

Bismillahirrahmanirrahiim..

Assalamu'alaikum teman2..dah lama nih ga bercengkrama dngan blog tercintaku ini, sayang banyak momen yang terlewati tanpa bisa terangkaikan dengan kata2 hanya karena ksibukan yang cukup menghabiskan waktu (padahal sebnrnya ga sibuk2 amat, cuma sibuk berkutat dengan maslah khidupannya itu yang repot ^_^), mudah2n kedepannya tetp bisa produktif dalam menulis...


Liat gambar di ataskan? nah gimana kabar puasanya hari ini? ga kerasa kan dah mau 15 hari aja nih qt berpuasa.. apa aja nih amalan yang sudah kita lakukan selama hampir 15 hari ini? sudah berapa juz qt tadarus? masih semangatkah qt terawih? hayoo gimana, jujur sih kalo saya dah da yg bolong terawihnya hiks2x,bukan krna males ato ga niat, tp karena mang kecapean bngt, pas bulan puasa malah sering bolak balik depok-bekasi, fiuuhh panasny itu yg ga nahan bikin lemes..~_~ mana dijaln suka ada aja orang2 yang makan minum seenaknya tanpa menghargai mereka yg sedang berpuasa.. fiuhhh tp harus tetep semngat walaupn godaanny banyak bngt..

Yah setidaknya Alhamdulillah kita masih dipertemukan dengan puasa tahun ini, sebenarnya kalo ngitung bilangan hari berganti tahun kayak gini suka sedih, sudah bertahun2 saya hidup di dunia ini, sudah bertahun2 pula saya berpuasa, tapi masih belum bisa mengamalkan amal ibdah di bulan puasa ini dengan sempurna, masih banyak amarah, nafsu, dan ego diri yang masih terus menghinggapi..sedihnyaa..(~_~") semoga tidak begitu halnya dengan teman2 yang membaca tulisan ini..

Semoga kedepannya kita bisa terus mengamalkan amalan ibadah yang sudah rutin kita lakukan di bulan ramadhan ini.. eh beneran rutin ga nih? hehe yah buat yg ga rutin semoga bisa serutin mungkn tadarus terwih, sodaqoh dan amalan saleh lainnya ya.. Amin.. (do'a buat diri sendiri sebenrnya.. ^_^)

Balik lagi ke gambar di atas, ada gambar apa sajakah diatas?
yup betul, itu adalah rambu2 yang banyak banget saya jumpai di blog2 teman2 bloger, hmm memang di bulan puasa ini alangkah baiknya jika qt bisa benar2 menjauhi segala perintah dan larangan Nya termasuk ibadah sunahnya jg, syukur2 jika bisa rutin dilakukan tidak hanya di bulan puasa.. dan mungkin tidak perlu saya uraikan secara rinci, karena saya yakin teman2 past dah pada tau apa saja yg harus dan ga boleh dilakukan di bulan puasa ini, tinggal kemauan untuk menjalankanny dengan sungguh2, ayo semngat, jangan males2n eva..!!! kwan-kawan juga ya..^_^

Wah jadi kepanjangan nih, mudah2n ada yang baca tulisan ini jadi tidak hanya sekedar tulisan yang saya entri diblog aja, tapi jg jd tulisan yg bermanfaat yg bisa menambah tabungan saya diakhirat yg kekal nanti Amiin..

Kotak hitam dan emas

Nice note in fb, by my friend... Please read it...

Ada di tanganku dua buah kotak yang telah Tuhan berikan padaku untuk dijaga.
Tuhan berkata : "Masukkan semua penderitaanmu ke dalam kotak yang berwarna hitam.
Dan masukkan semua kebahagiaanmu ke dalam kotak yang berwarna emas."

Aku melakukan apa yang Tuhan katakan.
Setiap kali mengalami kesedihan maka aku letakkan ia ke dalam kotak hitam.
Sebaliknya ketika bergembira maka aku letakkan kegembiraanku dalam kotak berwarna emas.

Tapi anehnya, semakin hari kotak berwarna emas semakin bertambah berat.
Sedangkan kotak berwarna hitam tetap saja ringan seperti semula.
Dengan penuh rasa penasaran, aku membuka kotak berwarna hitam.

Kini aku tahu jawabannya.
Aku melihat ada lubang besar di dasar kotak berwarna hitam itu,
sehingga semua penderitaan yang aku masukkan ke sana selalu jatuh keluar.

Aku tunjukkan lubang itu pada Tuhan dan bertanya,
"Kemanakah perginya semua penderitaanku ?"

Tuhan tersenyum hangat padaku.
"Hamba-Ku, semua penderitaanmu berada padaKu."

Aku bertanya kembali, "Tuhan, mengapa Engkau memberikan dua buah kotak, kotak emas dan kotak hitam yang berlubang ?"

"HambaKu, kotak emas Kuberikan agar kau senantiasa menghitung rahmat yang Aku berikan padamu, sedangkan kotak hitam Kuberikan agar kau melupakan penderitaanmu."

Ingat-ingatlah semua kebahagiaanmu agar kau senantiasa merasakan kebahagiaan.
Campakkan penderitaanmu agar kau melupakannya.

Saat Tuhan belum menjawab doamu, Ia menambah kesabaranmu..... Saat Tuhan menjawab doamu, Ia menambah imanmu.... Saat Tuhan menjawab yg bukan doamu, Ia memilih yang terbaik untukmu.......

Jangan Tunggu!!!

Dari Ibnu Umar radhiallahuanhuma berkata : Rasulullah Shallallahu’alaihi wasallam memegang pundak, kedua pundak saya seraya bersabda : Jadilah engkau di dunia seakan-akan orang asing atau pengembara “, Ibnu Umar berkata : Jika kamu berada di sore hari jangan tunggu pagi hari, dan jika kamu berada di pagi hari jangan tunggu sore hari, gunakanlah kesehatanmu untuk (persiapan saat) sakitmu dan kehidupanmu untuk kematianmu “ (HR.Bukhari)

Pelajaran :

1. Bersegera mengerjakan pekerjaan baik dan memperbanyak ketaatan, tidak lalai dan menunda-nunda karena dia tidak tahu kapan datang ajalnya.

2. Menggunakan berbagai kesempatan dan momentum sebelum hilangnya berlalu.

3. Zuhud di dunia berarti tidak bergantung kepadanya hingga mengabaikan ibadah kepada Allah ta’ala untuk kehidupan akhirat.

4. Hati-hati dan khawatir dari azab Allah adalah sikap seorang musafir yang bersungguh-sungguh dan hati –hati agar tidak tersesat.

5. Waspada dari teman yang buruk hingga tidak terhalang dari tujuannya.

6. Pekerjaan dunia dituntut untuk menjaga jiwa dan mendatangkan manfaat, seorang muslim hendaknya menggunakan semua itu untuk tujuan akhirat.

7. Bersungguh-sungguh menjaga waktu dan mempersiapkan diri untuk kematian dan bersegera bertaubat dan beramal shaleh.

8. Rasulullah memegang kedua pundak Abdullah bin Umar, adalah agar beliau memperhatikan apa yang akan beliau sampaikan. Menunjukkan bahwa seorang pelajar harus diajarkan tentang perhatian gurunya kepadanya dan kesungguhannya untuk menyampaikan ilmu kedalam jiwanya. Hal ini dapat menyebabkan masuknya ilmu, sebagaimana hal itu juga menunjukkan kecintaan Rasulullah kepada Abdullah bin Umar, karena hal tersebut pada umumnya dilakukan oleh seseorang kepada siapa yang dicintainya.

Sumber: Hadits Arba’in An Nawawi

Sabda Rasulullah

Rasulullah SAW bersabda kepada menantunya, Ali r.a. :
" Wahai 'Ali, setiap sesuatu pasti ada penyakitnya..
Penyakit bicara adalah bohong,
penyakit ilmu adalah lupa,
penyakit ibadah adalah riya',
penyakit akhlaq mulia adalah kagum kepada diri sendiri,
penyakit berani adalah menyerang,
penyakit dermawan adalah mengungkap pemberian,
penyakit tampan adalah sombong,
penyakit bangsawan adalah membanggakan diri,
penyakit malu adalah lemah,
penyakit mulia adalah menyombongkan diri,
penyakit kaya adalah kikir,
penyakit royal adalah hidup mewah, dan
penyakit agama adalah nafsu yang diperturutkan...


Ketika berwasiat kepada 'Ali bin Abi Thalib r.a. Rasulullah SAW bersabda :
Wahai 'Ali, orang yang riya' itu punya tiga ciri, yaitu :
rajin beribadah ketika dilihat orang,
malas ketika sendirian dan ingin mendapat pujian dalam segala
perkara.
Wahai 'Ali, jika engkau dipuji orang, maka berdo'alah :
" Ya Allah, jadikanlah diriku lebih baik daripada yang
dikatakannya, ampunilah dosa-2ku yang tersembunyi darinya,
dan janganlah kata-2nya mengakibatkan siksaan bagiku..."


"Berbahagialah orang-orang yang pernah bersalah dalam hidupnya kemudian menyesali kesalahannya dengan cara membasahi matanya dengan air mata penyesalan. Mata seperti itu insyaAllah termasuk mata yang tidak menangis di Hari Kiamat"

sumber: af1 lupa..^_^

Assalaamu'alaikum Warrahmatullah,Wabarakatuh
Nemu email yang bagus nih, baru ke cek, padahal dah dikirimin lama banget,
jadi pengen bagi2 deh...

Sahdan, suatu hari, Imam Ghozali berkumpul
dengan murid-muridnya. Lalu Imam Ghozali
mengajukan enam pertanyaan pada murid-
muridnya.
Pertanyaan Pertama,
"Apa yang paling dekat dengan diri kita di
dunia ini?"!
Murid-muridnya ada yang menjawab : orang
tua, guru teman dan kerabatnya.
Imam Ghozali menjelaskan semua jawaban itu
benar. Tetapi
yang paling dekat dengan kita adalah 'mati'.
Sebab itu sudah janji Allah bahwa setiap yang
bernyawa pasti akan mati. Oleh karena itu
sudah siapkah kita mati? Bekal apakah yang
akan kita bawa mati?!

Pertanyaan Kedua,
"Apa yang paling jauh dari diri kita di dunia ini?"
Murid-muridnya ada yang menjawab : Negeri
China , bulan, matahari dan bintang-bintang.
Imam Ghozali menjelaskan bahwa semua
jawaban yang mereka berikan adalah benar.
Tapi yang paling jauh dengan kita adalah 'masa
lalu'. Bagaimanapun kita, apapun kendaraan kita,
tetap kita tidak bisa kembali ke masa lalu. Oleh
karena itu kita harus menjaga hari ini dan hari-
hari yang akan datang dengan perbuatan yang
sesuai dengan ajaran Allah.

Pertanyaan Ketiga,
"Apa yang paling besar di dunia ini?"

Murid-muridnya ada yang menjawab : Gunung,
bumi dan matahari.. Imam Ghozali menjelaskan bahwa semua
jawaban yang mereka berikan adalah benar. Tapi yang
paling besar dari yang ada di dunia ini adalah
"nafsu" . Justru nafsu yang menguasai diri kita,
menyebabkan manusia gagal menggunakan akal, mata, telinga dan hati yang dikaruniakan
Allah untuk hidup dengan benar.

Pertanyaan Keempat,
"Apa yang paling berat di dunia ini?"
Murid-muridnya ada yang menjawab : baja,
besi dan gajah. Imam Ghozali menjelaskan bahwa semua
jawaban yang mereka berikan adalah benar.Tapi
yang paling berat adalah "memegang amanah".

Tumbuh-tumbuhan, binatang, gunung dan
malaikat, semua itu tidak mampu ketika Allah
meminta mereka untuk menjadi! kholifah
(pemimpin) di dunia ini. Tetapi manusia dengan
sombongnya menyanggupi permintaan Allah,
namun kemudian manusia lupa akan janjinya
pada Allah.

Pertanyaan Kelima,

"Apa yang paling ringan di dunia ini?"

Murid-muridnya ada yang menjawab : kapas,
angin, debu dan daun-daunan.Imam Ghozali menjelaskan bahwa semua
jawaban yang mereka berikan adalah benar.Tapi yang paling ringan didunia ini adalah
"meninggalkan sholat" .Gara-gara pekerjaan dan urusan dunia kita dengan mudah
meninggalkan sholat.

Pertanyaan Keenam,

"Apa yang paling tajam di dunia ini?"

Murid-muridnya dengan serentak menjawab Pedang.!!.Imam Ghozali menjawab benar, tapi
yang paling tajam adalah "lidah manusia". Karena manusia dengan begitu mudah
menyakiti hati dan melukai perasaan saudaranya sendiri.Tak ada manusia yang suci


Mari saling mengingatkan & memperbaiki
Moga hidup jadi lebih berarti
Tuk raih ridlo Illahi Robbi
Amiin

Wassalaamu'alaykum Warrahmatullahi
Wabarakatuh.

Sebelumnya saya sudah mencantumkan mengenai hukum membaca Al-qur'an bagi wanita haidh dan nifs juga orang junub, selanjutnya hukum menyentuh Al-qur'an itu sendiri, sebenarnya bagaimanakah hukumnya bagi wanita haidh dan nifas juga orang junub? dilarang kah? atau kah diperbolehkan? Sejauh yg saya tau masih banyak orang yang mempertnyakan mengenai hal ini, jadi bagaimana hukum sebenrnya mengenai hal ini?

Sebenarnya Tidak ada satupun dalil yang melarang menyentuh atau memegang Al Qur'an bagi orang junub, perempuan haidh dan nifas. Allohumma, kecuali mereka yang melarang atau mengharamkan berdalil dengan firman Alloh 'Azza wa Jalla:
"Tidak ada yang menyentuhnya (Al Qur'an) kecuali mereka yang telah disucikan ." (Al Waqi'ah : 79).

Yang haq, yang dimaksud oleh ayat di atas ialah: Tidak ada yang dapat menyentuh Al Qur'an yang ada di Lauhul Mahfudz sebagaimana ditegaskan oleh ayat yang sebelumnya (ayat 78) kecuali para Malaikat yang telah disucikan oleh Alloh SWT. Demikian tafsir dari Ibnu Abbas dan lain-lain sebagaimana telah diterangkan oleh Al Hafidz Ibnu Katsir dalam tafsirnya. Bukanlah yang dimaksud bahwa tidak boleh menyentuh atau memegang Al Qur'an kecuali orang yang bersih dari hadats besar dan hadats kecil. Kalau betul demikian meksudnya tentu firman Alloh di atas menjadi: Tidak ada yang menyentuh Al Qur'an kecuali mereka yang suci/bersih, yakni dengan bentuk faa'il (subyek/pelaku) bukan maf'ul (obyek). Kenyataannya Alloh berfirman: Tidak ada yang menyentuhnya (Al Qur'an) kecuali mereka yang telah disucikan, yakni dengan bentuk maf'ul (obyek) bukan sebagai faa'il (subyek).

Merekapun berdalil dengan hadits:
"Tidak ada yang menyentuh Al Qur'an kecuali orang yang suci."

Shahih. Riwayat Daruquthni dari jalan Amr bin Hazm. Dan dari jalan Hakim bin Hizaam diriwayatkan oleh Daruquthni, Hakim, Thabrani di kitabnya Muj'am Kabir dan Muj'am Ausath dan lain-lain. Dan dari jalan Ibnu Umar diriwayatkan oleh Daruquthni dan lain-lain. Dan dari jalan Utsman bin Abil 'Aash diriwayatkan oleh Thabrani di Mu'jam Kabir dan lain-lain. (Irwaa-ul ghalil no.122 oleh Syaikhul Imam Al Albani. Beliau telah men-takhrij hadits di atas dan menyatakannya shahih.)

Yang haq yang dimaksud oleh hadits di atas adalah: Tidak ada yang menyentuh Al Qur'an kecuali orang mu'min, karena orang mu'min itu suci tidak najis sebagaimana sabda Nabi SAW.:
"Sesungguhnya orang mu'min itu tidak najis."

Shahih . Riwayat Bukhari, Muslim, Abu Dawud, Tirmizi, Nasa'i Ibnu Majah, Ahmad dll. dari jalan Abu Hurairoh, ia berkata: Rosululloh SAW pernah menjumpaiku di salah satu jalan dari jalan-jalan yang ada di Madinah, sedangkan aku dalam keadaan junub, lalu aku menyingkir pergi dan segera aku mandi kemudian aku datang (menemui beliau),
lalu beliau bersabda,
"Kemana engkau tadi wahai Abu Hurairoh?" Jawabku, "Aku tadi dalam keadaan junub, maka aku tidak suka duduk bersamamu dalam keadaan tidak bersih (suci)." Maka beliau bersabda, "Subhanalloh! Sesungguhnya orang mu'min itu tidak najis."
(Dalam riwayat yang lain baliau bersabda, " Sesungguhnya orang muslim itu tidak najis.")

Bukanlah yang dimaksud dengan orang yang suci ialah suci dari hadats besar dan hadats kecil, karena lafazh thaahir dalam hadits di atas ialah satu lafazh yang mempunyai beberapa arti (musytarak) yaitu: Suci dari hadats besar, suci dari hadats kecil dan suci dalam arti orang mu'min. Untuk menentukan salah satu arti dari tiga macam arti thaahir di atas harus ada qarinah (tanda atau alamat) yang membawa dan menentukan salah satunya. Apakah arti thaahir di atas maksudnya bersih dari hadats besar atau bersih dari hadats kecil atau mu'min?

Untuk yang pertama dan yang kedua yaitu bersih dari hadats besar dan hadats kecil tidak ada satupun qarinah yang menetapkannya. Karena tidak datang satupun dalil yang melarang menyentuh atau memegang Al Qur'an bagi orang yang junub, perempuan haidh dan nifas. Sedangkan untuk yang ketiga yaitu orang mu'min telah datang qarinah dari hadits shahih di atas yaitu sabda Rosululloh SAW :"Sesungguhnya orang mu'min itu tidak najis" Yakni orang mu'min itu suci, karena najis lawan dari suci, ketika Nabi SAW menafikkan (meniadakan ) kenajisan bagi orang-orang yang beriman (mu'minun), maka mahfumnya bahwa orang-orang yang beriman itu suci. Istimewa apabila kita melihat kepada sebab-sebab Nabi SAW (sabaabul wurudil hadits) bahwa orang mu'min itu tidak najis, yaitu kejadian pada diri Abu Hurairoh yang sedang janabah dan tidak mau duduk bersama Nabi SAW dangan anggapan bahwa dia sedang tidak suci?! Nabi SAW. menyalahkan anggapan tersebut dangan sabdanya: Subhanalloh sesungguhnya orang mu'min itu tidak najis.

Jadi sudah jelas hukumnya bukan? selanjutnya terserah anda, atau mungkin anda mempunyai dalil lain yang ingin disampaikan? Apapun dalilnya semoga Allah SWT selalu membuka pintu hati kita untuk menerima yang Haq dan meninggalkan yang batil..Amiin
Semoga tulisan ini bermanfaat..

Banyak dari kita yang masih mempertanyakan sebenarnya boleh apa tidak wanita yang sedang haidh dan nifas juga orang junub untuk membaca ayat-ayat yang mulia tersebut? Nah untuk mengetahui jawabannya, silahkan anda baca dan cermati tulisan di bawah ini hingga tuntas..
selamat membaca..

"Dari Ibnu Umar, dari Nabi SAW.beliau bersabda "Janganlah perempuan yang haidh dan orang yang junub membaca sedikitpun juga dari (ayat) Al Qur'an". Dalam riwayat yang lain: "Janganlah orang yang junub dan perempuan yang haidh membaca sedikitpun juga dari (ayat) Al Qur'an.""

Dha'if. Imam Az Zaila'i di kitabnya Nashbur Raayah (1/195) menukil keterangan Imam Ibnu 'Adiy di kitabnya Al Kaamil bahwa Ahmad dan Bukhari dll telah melemahkan hadits ini dan Abu Hatim menyatakan bahwa yang benar hadits ini mauquf kepada Ibnu Umar (yakni yang benar bukan sabda Nabi SAW. akan tetapi hanya perkataan Ibnu Umar).
Berkata Ibnu Abi Hatim dari bapaknya (Abu Hatim): "Hadits Ismail bin 'Ayyasy ini keliru dan yang benar ia hanya perkataan Ibnu Umar."

Hadits yang lain dari jalan Ibnu Umar:
"Dari jalan 'Abdul Malik bin Maslamah (dia berkata): Telah menceritakan kepadaku Mughiroh bin Abdurrohman dari Musa bin 'Uqbah dari Naafi'dari Ibnu Umar , ia berkata: Telah bersabda Rosululloh SAW. :"Tidak boleh bagi orang junub membaca sedikitpun juga dari (ayat) Al Qur'an"."

Dha'if. Diriwayatkan oleh Ad Daruquthni (1/117).
Al Hafizh Ibnu Hajar telah melemahkan riwayat di atas disebabkan Abdul Malik bin Maslamah seorang rawi yang dho'if. (Talkhisul habir 1/138).

Hadits yang lain dari jalan Ibnu Umar:
"Dari seorang laki-laki dari Abi Ma'syar dari Musa ibnu 'Uqbah dari Naafi' dari Ibnu Umar dari Nabi SAW.Beliau berkata: Perempuan yang haidh dan orang yang junub, keduanya tidak boleh membaca sedikitpun juga dari (ayat) Al Qur'an ."

Dho'if. Diriwayatkan oleh Ad Daruquthni (1/117).
Saya berkata: Riwayat ini Dho'if karena:”Pertama: Ada seorang rawi yang mubham (tidak disebut namanya yaitu dari seorang laki-laki). Kedua : Abu Ma'syar seorang rawi yang dho'if.”

Hadits yang lain dari jalan Jabir bin Abdullah:
"Dari jalan Muhammad bin Fadhl dari Bapaknya dari Thowus dari Jabir dia berkata: Rasululloh SAW bersabda: Tidak boleh bagi perempuan yang haidh dan nifas (dalam Riwayat yang lain : Orang yang junub) membaca (ayat) Al Qur'an sedikitpun juga (dalam riwayat yang lain Sedikitpun juga dari (ayat) Al Qur'an."
Maudhu'. Diriwayatkan oleh Ad Daruquthni (2/78) dan Abu Nu'aim dalam kitabnya Al Hilyah (4/22).

Saya berkata: Sanad hadits ini maudhu' (palsu) karena Muhammad bin Fadhl bin 'Athiyyah bin Umar telah dikatakan oleh para Imam ahli hadits sebagai pendusta sebagaimana keterangan Al Hafizh Ibnu Hajar di Taqrib-nya (2/200) dan di kitabnya Talkhisul Habir (1/138) beliau mengatakan bahwa orang ini matruk.

Ketika hadits-hadits di atas dari semua jalannya dho'if bahkan hadits terakhir maudhu' maka tidak bisa dijadikan sebagai dalil larangan bagi perempuan haidh dan nifas dan orang yang junub membaca Al Qur'an. Bahkan telah datang sejumlah dalil yang membolehkan membaca Al qur'an bagi perempuan haidh, nifas dan junub:

Pertama: Apabila tidak ada satupun dalil yang sah (shohih tau hasan) yang melarang perempuan haidh dan nifas dan orang yang junub membaca Al Qur'an, maka hukumnya dikembalikan kepada hukum asal tentang perintah dan keutamaan membaca Al Qur'an secara mutlak termasuk perempuan haidh, nifas dan orang yang junub.

Kedua : Hadits Aisyah ketika di haidh sewaktu menunaikan ibadah haji:
"Dari 'Aisyah, ia berkata : Kami keluar (menunaikan Ibadah Haji) bersama Nabi SAW. (dan) kami tidak menyebut kecuali haji. Maka ketika kami sampai di (satu tempat bernama) Sarif aku haidh. Lalu Nabi SAW masuk menemuiku dan aku sedang menangis, lalu beliau bertanya : "Apa yang menyebabkanmu menangis?" Jawabku: Aku ingin demi Alloh kalau aku sekiranya tidak haji pada tahun ini." Beliau bertanya "Apakah engkau haidh?" Jawabku "Ya." Beliau bersabda "Sesungguhnya (haidh) ini adalah sesuatu yang telah Alloh tentukan untuk anak-anak perempuan Adam, oleh karena itu kerjakanlah apa-apa yang dikerjakan oleh orang yang sedang haji selain engkau tidak boleh thawaf di Ka'bah sampai engkau suci(dari haidh).""
Shahih riwayat Bukhari (No.305) dan Muslim (4/30).

Hadits yang mulia ini dijadikan dalil oleh para Ulama diantaranya Amirul Mu'minin fil hadits Al Imam Al Bukhori di kitab shohihnya bagian Kitabul Haidh bab 7 dan Imam Ibnu Baththaal, Imam Ath Thobari, Imam Ibnu Mundzir dll. bahwa perempuan haidh, nifas dan orang yang junub boleh membaca Al Qur'an dan tidak terlarang. Berdasarkan perintah Nabi SAW. kepada Aisyah untuk mengerjakan apa-apa yang dikerjakan oleh orang yang mengerjakan ibadah haji selain thawaf dan tentunya juga terlarang sholat. Sedangkan yang lainnya boleh termasuk membaca Al Qur'an. Karena kalau membaca Al Qur'an terlarang bagi perempuan haidh tentu Nabi SAW.telah menjelaskannya kepada Aisyah. Sedangkan Aisyah saat itu sangat membutuhkan penjelasan dari Nabi SAW. apa yang boleh dan yang terlarang baginya. Menurut kaidah ushul "mengakhirkan keterangan dari waktu yang dibutuhkan tidak boleh."

Ketiga: Hadits Aisyah:
"Dari 'Aisyah, ia berkata: Nabi SAW biasa berdzikir atas segala keadaannya."
Shahih riwayat Muslim (1/194) dan lain-lain.

Hadits yang mulia ini juga dijadikan hujjah oleh Imam Al Bukhori dan lain-lain Imam tentang bolehnya perempuan yang haidh, nifas dan orang yang junub membaca Al Qur'an. Karena Nabi SAW. berdzikir atas segala keadaannya dan yang termasuk berdzikir adalah membaca Al Qur'an.

Keempat: Surat Rosululloh SAW kepada Heracleus yang di dalamnya berisi ayat Al Qur'an sebagaimana diriwayatkan oleh Bukhari dan Muslim dll. Hadits yang mulia inipun dijadikan dalil tentang bolehnya orang junub membaca Al Qur'an. Karena sudah barang tentu orang-orang kafir tidak selamat dari janabah, meskipun demikian Nabi SAW. menulis surat kepada mereka yang di dalamnya terdapat firman Alloh.

Kelima: Ibnu Abbas mengatakan tidak mengapa orang yang junub membaca Al Qur'an. (Shohih Bukhari Kitabul Haidh bab 7).

Jadi sekarang dah jelaskan hukumnya? selanjutnya terserah anda, mau mengamalkankah? apa sebaliknya..Anda yang memutuskan, tapi ingat selalu bahwa Allah selalu mengawasi kita..
semoga Allah selalu membuka pintu hidayah bagi kita semua.. Amiin..

Assalamu’alaikum..

Teriring salam dan cinta tuk semua keluarga, saudara, sahabat, teman, serta orang-orang yang aq cintai karena-Nya & orang-orang yang pernah aq cintai bukan karena-Nya..

Dah lama juga nih vakum jd blogger ^_^

Semoga tuk kedepannya aq bisa konstan mengisi blog lg deh..

Seiring dengan bertambah umur (lebih tepat sih berkurangnya umur hehe) semangat ku jg bisa ikut bertambah..

oya minggu ini minggu pertama aq kerja..n tepat dihari ini tgl 14 Nop usia ku tepat 22 tahun

Wah dah lama juga ya aku diberikan anugerah hidup yang begitu dinamis…(Thanks 2 Allah)

banyak cerita yang telah kulalui..

masih banyak pula mimpi yang ingin kuhampiri..

sayang masih sedikit yang dapat aku beri kepada orang tua ku, orang-orang disekitarku dan khususnya dien ini..

tapi seiring waktu berjalan, semoga makin banyak pula yang dapat kulakukan..

Semoga perjalanan hidup ini tidak hanya memberi barokah bagi diriku, tapi juga bagi semua orang disekitarku..

Ya Allah.. jadikan aku lebih kuat dalam menjalani ujianmu..

Jadikan aku hambaMu yang bersyukur dan bisa lebih bersabar..

Lebih mengerti dan menghargai arti hidup ini..

Kan kuyakini..

Masa depan yang cerah, akan menjemputku lewat kerja keras yang ku bangun selama ini..

Never give up eva..!!!!

Teruskan semangatmu.. sebarkan untuk orang lain.. Bina mereka menjadi generasi penerus perjuangan Nabi-Mu…

Jangan pernah menyerah dan takluk dengan kata malas…

kerjaan yang menumpuk, masalah yang senantiasa menghampiri, dan rasa tidak aman akan mewarnai jalan panjangmu kedepan..

sambutlah hari ini dengan senyum penuh pengharapan..

berusaha maksimal, berdoa, dan bertawakal.. akan menjadi kekuatanmu kedepan..

Optimisme dan realitas akan menjadi teman dalam mengisi catatan hidupmu..

Terus berkarya eva..Berkarya dan berkreasilah.. agar kelak menjadi insan yang berguna dan dan dapat menjadi penolong dien ini..

Kerjakan prioritasmu kedepan..lakukan dengan penuh cinta…buatlah hidupmu lebih bermakna..

Sambutlah pekerjaanmu yang tiada pernah berhenti setiap harinya.. semoga menjadi catatan amal dari-Nya..

Teruskan langkahmu..

jika lelah, ambillah jeda agar tubuh lebih tenang..

Jika resah.. dekatkanlah pada-Nya.. agar ketenangan bisa bersua..

Jika membutuhkan energi Cinta, maka nikmatilah senja di awal maghrib, dan hembusan embun pagi di akhir shubuh…

Teruskan perjuanganmu… karena hidup takkan ada artinya tanpa diisi dengan perngorbanan dan perjuangan..

Keep fighthing.. keep hamasah..

semoga semakin baik kedepannya amiin..

i will make something diffrent in my life, i dont know what i mean, its make me complicated cause i’m undercontructions (weleh…9x englishny kacau bgt ya?:-)), tapi gak apalah…^_^

“bermimpilah maka Tuhan akan memeluk mimpi2mu..”

selamat menikmati cinta untuk orang-orang yang mengerti arti Cinta yang sebenarnya…

It's me..!!!

Foto saya
No one's perfect, but every one can be better..!!!

Time






My Slide show

Hijri Calendar Converter






My Music








Thx 4 visiting..!!


By degree portal.


My Messenger







Leave U'r Shout here!!


ShoutMix chat widget


Category

Maps

Find me @ FB

Followers