Refleksi diri..

Tuhan tidak menjanjikan hari-hari tanpa sakit Tertawa tanpa kesedihan Matahari tanpa hujan Tetapi dia menjanjikan kekuatan untuk hari itu Kebahagian untuk air mata Dan terang dalam perjalanan. Selamat pagi... Selamat datang tamu yang mulia Semoga cahaya pagi ini bisa membuka harapan dan optimisme baru.

Ramadhan tinggal menunggu hari…

Setiap muslim pasti merasa bahagia ketika menyambutnya, karena Ramadhan adalah bulan yang mulia, bulan sabar, bulan Al-Qur’an, bulan ampunan, bulan taubat, bulan lailatul qodar dan bulan pembebasan dari api neraka. Rasulullah Saw bersabda, ketika beliau memberi kabar para sahabatnya tentang datangnya bulan Ramadhan: "Ketika datang malam pertama dari bulan Ramadhan, seluruh setan dibelenggu dan seluruh jin diikat. Semua pintu-pintu neraka ditutup, tidak ada satu pintu pun yang terbuka. Semua pintu surga dibuka, hingga tidak ada satu pun pintu yang tertutup. Lalu tiap malam, datang seorang yang menyeru: "Wahai orang yang mencari kebaikan kemarilah, wahai orang yang mencari keburukan menyingkirlah. Hanya Allah-lah yang bisa menyelamatkan dari api neraka" (HR.Tirmidzi).

Ramadhan juga bulan taqwa. Didalamnya, hamba Allah Swt yang beriman diberi ujian olehNya. Barangsiapa lulus dari ujianNya, maka ia akan meraih derajat taqwa (QS.Al-Baqarah:183). Untuk itulah,, seorang muslim hendaknya mampu mengisi kemuliaan Ramadhan dengan sebaik-baiknya. Agar Ramadhan menjadi lebih bermakna; dan nikmatnya ibadah di bulan penuh keberkahan semakin terasa, serta merasakan lezatnya iman sebagai buah dari ketaatan. Sehingga di akhir Ramadhan, derajat taqwa didapatkan.

Berikut adalah beberapa kiat agar Ramadhan kali ini menjadi lebih bermakna.

Pertama, tarhib atau menyambut Ramadhan. Beberapa aktivitas yang dapat dilakukan adalah :

  1. Lebih menggiatkan ibadah sebelum datang bulan Ramadhan. Yaitu dengan mendorong diri dan keluarga untuk memaksimalkan aktivitas yang wajib.
  2. Bergembira menyambut datangnya bulan Ramadhan. Dari Abu Hurairah ra, ia berkata "Rasulullah Saw bersumpah, tidak ada bulan yang paling baik bagi orang beriman kecuali bulan Ramadhan, dan tidak ada bulan yang paling buruk bagi orang munafik kecuali bulan Ramadhan, dikarenakan pada bulan itu orang beriman telah menyiapkan diri untuk berkonsentrasi dalam beribadah, sebaliknya orang munafik sudah bersiap diri untuk menggoda dan melalaikan orang beriman dari beribadah" (HR. Imam Ahmad).
  3. Mempersiapkan segala sesuatu hal untuk kelancaran dan kekhusyuan ibadah Ramadhan.
  4. Saling memaafkan antara anggota keluarga, juga kerabat, tetangga dan teman. Hal ini merupakan sunnah yang dicontohkan oleh Rasulullah SAW. Agar saat memasuki Ramadhan, dosa kita dengan sesama manusia sudah terhapus. Sehingga pada bulan Ramadhan, kita tinggal menyelesaikan dosa kita kepada Allah Swt. Harapannya, ketika Ramadhan berakhir dan tiba hari raya Idul Fitri, kita benar-benar berada dalam keadaan suci kembali. Insya Allah.

Kedua, Ihya atau menghidupkan Ramadhan dengan berbagai aktivitas yang dapat mendekatkan diri dan keluarga kepada Allah.

Ketiga, ba’da Ramadhan, yakni menindaklanjuti aktivitas Ramadhan sehingga Ramadhan tidak berakhir begitu saja tanpa sesuatu yang berarti. Aktivitas yang bisa dilakukan selepas Ramadhan, antara lain adalah:

  1. Menjaga kebersamaan antar anggota keluarga, dengan cara menghidupkan suasana fastabiqul khoirot (berlomba-lomba dalam melaksanakan kebaikan), membiasakan saling menasehati dalam kebenaran, bekerjasama dan saling tolong menolong dalam beramal shalih.
  2. Membiasakan shalat berjamaah di masjid, khususnya untuk anggota keluarga laki-laki. Dengan hal ini, maka hati akan selalu terpaut ke masjid.
  3. Membiasakan shaum sunnah. Baik itu shaum sunnah senin-kamis, shaum selang sehari (shaum Daud), shaum 3 hari di pertengahan bulan hijriyah, dan lain-lain.
  4. Membiasakan shalat malam.
  5. Membiasakan bershodaqoh.
  6. Senantiasa berinteraksi dengan al-Quran, yaitu dengan lebih giat membaca, menghapal, memahami, mengamalkan dan mendakwahkannya.
  7. Membiasakan silaturahmi.
  8. Melanjutkan semangat syiar Ramadhan dengan berdakwah lebih gencar, untuk kemuliaan Islam dan kaum muslimin, dengan tegaknya syari’ah dan khilafah.

Demikianlah, beberapa kiat yang dapat dilakukan, agar Ramadhan menjadi lebih bermakna untuk diri dan keluarga. Wallâhu a’lam



by : Yuli Kusumadewi Darmadi

(Penulis adalah ibu rumah tangga dan pengajar tahfidz, bertempat tinggal di Bogor)

Assalaamu'alaikum, Saudara-saudariku. ..
Pernahkah Anda bayangkan bila pada saat kita berdoa, kita mendengar ini:

Terima kasih, Anda telah menghubungi Baitullah".
Tekan 1 untuk 'meminta'.
Tekan 2 untuk 'mengucap syukur'.
Tekan 3 untuk 'mengeluh'.
Tekan 4 untuk 'permintaan lainnya'."

Atau....

Bagaimana jika Malaikat memohon maaf seperti ini:

"Saat ini semua malaikat sedang membantu pelanggan lain. Tetaplah sabar menunggu.
Panggilan Anda akan dijawab berdasarkan urutannya."
Atau, pernahkah Anda bayangkan bila pada saat berdoa, Anda mendapat
respons seperti ini:

"Jika Anda ingin berbicara dengan Malaikat,

Tekan 1. Dengan Malaikat Mikail,
Tekan 2. Dengan malaikat lainnya,
Tekan 3. Jika Anda ingin mendengar sari tilawah saat Anda menunggu,
Tekan 4. "Untuk jawaban pertanyaan tentang hakikat syurga & neraka,silahkan tunggu sampai Anda tiba di sini!!"

Atau mungkin juga Anda mendengar ini :

Sistem kami menunjukkan bahawa Anda telah satu kali menelefon hari ini. Silakan coba lagi esok."

atau...

Pejabat ini keluar kantor dan tidak ada di tempat. Silakan menghubungi lagi pada hari senin pukul 9 pagi."

Alhamdulillah. .. Allah SWT mengasihi kita, Anda dapat menelefon-Nya setiap saat!!!

Anda hanya perlu untuk memanggilnya kapan saja dan Dia mendengar anda. Karena bila memanggil Allah,tidak akan pernah mendapatkan nada sibuk.
Allah menerima setiap panggilan dan mengetahui siapa pemanggilnya secara pribadi.

Ketika Anda memanggil-Nya, sila menggunakan nomor dibawah ini: 24434

2 : solat Subuh
4 : solat Zuhur
4 : solat Asar
3 : solat Maghrib
4 : solat Isya

Atau untuk lebih sempurna dan lebih banyak afdhalnya, gunakan nomor ini :
28443483

2 : solat Subuh
8 : solat Dhuha
4 : solat Zuhur
4 : solat Asar
3 : solat Maghrib
4 : solat Isya
8 : Solat Tahajjud atau lainnya
3 : Solat Witir

Maklumat terperinci terdapat di Buku Telefon berjudul "Al Qur'anul Karim & Hadis Rasul"

Online terus , tanpa Operator tanpa Perantara, tanpa bil.

Nomor 24434 dan 28443483 ini merupakan nomor hunting yang selalu online tak terhingga dan dibuka 24 jam sehari 7 hari seminggu 365 hari setahun!!!

Sabda Rasulullah S.A.W : "Barang siapa hafal tujuh kalimat (Berdzikir), ia terpandang mulia di sisi
Allah dan Malaikat serta diampuni dosa- dosanya walau sebanyak buih di laut"

7 Kalimah ALLAH SWT :

1. Mengucap "Bismillah" Jika hendak melakukan sesuatu.
2. Mengucap "Alhamdulillah" Jika selesai melakukan sesuatu.
3. Mengucap "Astaghfirullah" jika lidah terselip perkataan yang tidak patut.
4. Mengucap "Insya-Allah" jika merencanakan berbuat sesuatu di hari esok.
5. Mengucap "La haula wala kuwwata illa billah" jika menghadapi sesuatu tak disukai dan tak diingini.
6. Mengucap "inna lillahi wa inna ilaihi rajiun" jika menghadapi dan menerima musibah.
7. Mengucap "La ilaha illa Allah Muhammad Rasulullah" siang dan malam sehingga tak terpisah dari lidahnya.

Dari tafsir Hanafi:
mudah-mudahan ingat, walaupun lambat-lambat. ..
mudah- mudahan selalu ingat, walaupun sambil lalu...
mudah-mudahan jadi bisa, karena sudah biasa.


Amin....

Wassalaamu'alaikum...

It's me..!!!

Foto saya
No one's perfect, but every one can be better..!!!

Time






My Slide show

Hijri Calendar Converter






My Music








Thx 4 visiting..!!


By degree portal.


My Messenger







Leave U'r Shout here!!


ShoutMix chat widget


Category

Maps

Find me @ FB

Followers